Rabu, 18 Maret 2020

POLA MAKAN TERATUR

Secara umum, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan di 3 kali waktu makan ditambah 2 kali waktu selingan
Kapan saja waktunya?
  1. S A R A P A N ( PUKUL 0 5 . 0 0 - 0 9 . 0 9 )
Sarapan merupakan bagian penting dari konsumsi makanan sehari, karena menyediakan energi dan zat gizi untuk memulai aktivitas.

  1. S E L I N G A N  P A G I ( PUKUL 1 0 . 0 0 )
Selingan pagi dilakukan untuk menghindari makan berlebihan di waktu siang. Makanlah cemilan yang sehat seperti buah-buahan.

  1. M A K A N  S I A N G ( PUKUL 1 2 . 0 0 - 1 3 . 0 0 )
Pada waktu siang, sistem pencernaan berada dalam kondisi paling aktif. Makanlah makanan lengkap kaya gizi (cukup energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral).

  1. S E L I N G A N  S O R E ( P U K U L 1 5 . 0 0 - 1 6 . 0 0 )
cemilan sore dilakukan untuk menghindari makan berlebihan di waktu malam. Secangkir teh dan beberapa keping biskuit mungkin baik untuk menemani sore mu, terlebih karena efeknya yang merilekskan.


  1. M A K A N  M A L A M ( P U K U L 1 9 . 0 0 - 2 0 . 0 0 ) makan malam yang terlalu banyak ditambah pola tidur yang ngga sehat bisa meningkatkan resiko obesitas dan sindrom metabolic
Apa akibatnya kalau saya sering makan tidak teratur?
Berdasarkan sebuah penelitian diketahui bahwa makan tidak teratur dapat menyebabkan:


1. Pencernaan terganggu
Makan tidak teratur dapat menurunkan “efek termal’ dari makanan yang Anda konsumsi. Efek termal adalah energi yang Anda gunakan untuk mencerna dan menyerap makanan. Jika Anda makan tidak teratur, ini dapat mengganggu sistem pencernaan Anda. Hal tersebut terjadi karena sistem pencernaan Anda merupakan “mesin” pengolahan makanan yang digunakan terus menerus selama 8-10 jam. Sehingga, “mesin” tersebut perlu mendapatkan suplai makanan secara teratur.

2. Perubahan hormon
Makan yang tidak teratur akan membuat hormon di dalam tubuh Anda menjadi tidak seimbang, karena di saat Anda melewatkan makan pagi/siang/malam, hormon kortisol akan meningkat dan dapat menyebabkan peningkatan pada berat badan.

3. Kenaikan berat badan
Jika Anda makan tidak teratur, ini akan meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuh sehingga membuat berat badan berada di luar batas tubuh ideal. Studi yang dilakukan Northwestern University telah menemukan bahwa makan di waktu yang tidak teratur dapat mempengaruhi berat badan atau menyebabkan obesitas. Jam ritme sikardian mengatur tentang sinyal lapar dan kenyang yang dapat menjaga berat badan Anda, namun, makan di waktu yang tidak teratur akan membuat jam biologis tersebut terganggu dalam menjalankan fungsinya.

4. Peningkatan kadar gula dalam darah
Makan tidak teratur dapat mempengaruhi peningkatan kadar glukosa dalam tubuh. Hal tersebut terjadi karena makan tidak teratur dapat menyebabkan resistensi insulin pada tubuh dan meningkatkan kadar lemak saat puasa; kedua hal tersebut merupakan faktor-faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

5. Kram perut
Hal yang sering kali terjadi saat terbiasa makan tidak teratur adalah kram pada perut. Biasanya, eram perut terjadi akibat penyakit lambung, refluks asam lambung, tukak lambung, infeksi lambung, dll. Bahkan, di saat Anda melewatkan waktu makan atau membiarkan perut Anda kosong, lalu makan setelah perut kosong dalam waktu yang lama, ini dapat membuat sensasi kembung dan kelebihan gas yang disertai dengan rasa nyeri perut.

6. Terbiasa melewatkan waktu makan
Ternyata, makan tidak teratur dapat menjadi sebuah kebiasaan jika dilakukan berulang-ulang. Oleh karena itu, Anda sangat tidak dianjurkan untuk melewati makan karena melewatkan makan tidak baik untuk kesehatan Anda.

Salah satu cara untuk menjaga waktu makan adalah dengan membuat perencanaan dan disesuaikan dengan aturan pedoman gizi seimbang; perencanaan dilakukan agar Anda tidak terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh, gula tambahan, garam, maupun kalori serta Anda dapat mempertimbangkan makanan apa yang baik untuk Anda konsumsi.

Nama    : Athiqa Fazilla
Nim      : 1911211018


klik disini my video https://youtu.be/Dcuk254AQug

2 komentar: